Sakamichi Review : Songs of XV 

Sakamichi Review untuk 15th single Nogizaka46 meluncur. Single perubahan, awal mula regenerasi di Nogi, kalau bisa kukatakan demikian. Kenapa aku bilang begitu, alasannya ada di akhir artikel.

Covers Coverage

Untuk cover art, menegaskan tema Summer yang kental. Penggunaan monopod dan smartphone seperti menegaskan era yang up-to-date. Cover type A, seperti biasa adalah hak center,dan adek satu ini benar-benar kawaii.

Type B menjadi cover paling menarik dengan member front row dan bubble -apa itu editan atau tidak?- Di cover Type C ternyata ada Bloody Mary yang suka mancing. High angle wefies di Type D terkadang terasa terlalu crowded dengan formasi melingkar seperti itu. Type Reguler mengambil set kolam renang dengan konsep yang bagus.

Songs Review
Aku berusaha menilai hanya dari musiknya tanpa memikirkan liriknya bahkan sama sekali tak mencari tahu demi keobjektifan review. Because I still believe that music is universal.

1. 裸足でSummer Hadashi de Summer
[Senbatsu] Barefoot Summer

Sejak intro, summer vibe sudah terasa dengan yell “Hey”. Kemudian sentuhan EDM mulai terasa sangat jelas, dan cenderung membuat lagu ini terasa sedikit monoton.

Oke, aku punya pendapat yang benar-benar terbagi untuk satu nomor ini; aku suka lagu ini kecuali bagian refrain. Sejak intro sampai chorus aku masih menikmati tapi saat reff masuk, meh. Entahlah, hanya saja aku merasa sedikit miss di reff. Selain itu tak ada keluhan lain. Memang harapanku untuk mendapat lagu seperti Nagisa no Balcony masih gagal terwujud, tapi lagu ini membawa purple line yang lebih baik ketimbang Natsu no Free & Easy dan Taiyou Knock.

Ini bukan tipikal lagu overly-bubbly yang membikin cringe saat mendengarnya, bagus jika dilihat dari sudut penyatuan image dark Ashurin dan summer yang ceria. Secara umum menawarkan sesuatu yang baru, masih dengan purple line, dan relatif aman untuk selera fandom.

Untuk MV, sudah ditulis maka tak banyak yang bisa kukatakan. Hippies concept still not my cup of tea.

2. 僕だけの光 Boku dake no Hikari
[Senbatsu] The light that’s only mine

This is it! Sejak intro aku sudah terpancing dengan nomor ini. Secara personal, aku lebih suka ini ketimbang Hadashi de Summer. Membawa vibe yang sama, namun dengan latar belakang ‘Hey!’ yang timingnya oke seperti aditif yang membuat track ini lebih mudah nyantol di kuping.

Memang cenderung forgettable karena sounds seperti ini sudah banyak di Nogi. Bisa kukatakan ini lagu dengan purple line paling kuat sekaligus paling tak spesial. Penggunaan lagu ini di All Japan High School Quiz Championship 2016 mungkin bisa menjadi stimulus untuk popularitas nomor ini. Juga strategi pasar yang pintar, menjual lagu dengan karakteristik kuat Nogi di acara nasional.

3A. オフショアガール Offshore girl
[Shiraishi mai solo]

Di satu sisi aku senang Maiyan mendapat solo, di sisi lain aku bosan dengan buang jatah track sia-sia hanya untuk solo. Dan kali ini, dua sekaligus! Di satu single! Urgh!

Tapi as long as bukan Naachan yang mendapat solo, aku senang saja. Bukan karena benci dia, sudah 5 kali dia mendapatkannya, dan semuanya sama kecuali Kougosei Kibou. Yang menurutku juga salah satu lagu yang paling cocok untuk summer.

Offshore Girl adalah tipikal summer song, upbeat dan cheerful, tak ada yang bisa dikeluhkan kecuali tipikal lagu seperti ini cenderung forgettable. Hanya saja karena ini solo pertama Maiyan, kurasa tak akan semudah itu dilupakan. Dan dentingan piano di beberapa bagian benar-benar pancingan yang kuat untuk kuping.

Untuk vokal, well, harus kuakui aku terbilang jarang memperhatikan vokal Maiyan, tapi worth untuk mendapat solo. -kecuali sedikit misheard, kukira dia mengatakan off-shower girl- Sebenarnya ini salah satu poin positif Nogi, hanya memberikan solo bagi mereka yang layak dari segi popularitas dan vokal.

… Wait, apa aku bilang selalu? Lupakan.

Untuk MV, aku rasa ini akan sangat menyengat grup sebelah. Hanya karena ini summer song dan pengambilan gambar dilakukan di pantai bukan berarti harus dengan two-piece, atau a la Baywatch, a real beachguard suit couldn’t look better.

Dan ini Maiyan yang mengenakan, orang yang sama dengan yang di Seijun no Otona, bukan Naachan atau Ikuchan yang lebih konservatif. Seseorang yang mungkin hanya akan kalah dari Misa dalam urusan sexy, dan sekali lagi, Nogi membuktikan more often than not, less revealed is way sexier.

3B. 命の真実 ミュージカル Inochi no Shinjitsu musical
[Ikuta Erika solo with guest performance by Kenji Sakamoto] The Truth of Life Musical

Disney? Memang memberi vibe seperti itu, dan duet seperti ini mengingatkanku pada duet Peabo Bryson dan Regina Belle dalam A Whole New World atau Celine Dion dan Peabo Bryson dalam Beauty and The Beast. Musikal, Disney-like dan feel yang diberikan.

Sebagai penikmat Opera, lagu ini cenderung staple dan tak memberi warna yang terlalu berbeda dengan lagu Opera pada umumnya. Dan karena aku sendiri mengacu pada Sarah Brightman dan Antonio Pavarotti untuk urusan Opera, tidak memenuhi ekspektasiku yang terlalu tinggi, I admit it.
Jika mengubah point of view menjadi idol group, ini inovasi yang baik, dan mustahil untuk dicover begitu saja oleh orang lain -still salty, me-.

Vokal Ikuchan memang lebih cocok untuk lagu semacam ini ketimbang Teitaion no Kiss. Secara teknik dan soul, dia dapat di sini.Bahkan cukup baik untuk jadi soundtrack Disney? Mungkin, dari segi kemampuan dan popularitas Ikuchan, dia bisa saja berpartisipasi di film Disney selanjutnya.

3C. 白米様 Hakumai-sama
[Sayuringo Gundan] White Rice-sama

Jadi manajemen akhirnya memutuskan untuk mencoba sekali lagi bersama Sayuringo. Don’t have any complain, masa mau gondok selamanya sih, bahkan jika mengesampingkan Sayuringo, push pada Karin, Kotoko, dan Ranze sudah bagus.

Intro lagu ini sangat rock, sempat kukira akan masuk pada tracklist lagu rock Nogi, tapi saat suara Sayuringo masuk, seketika membuat kepala yang mulai headbanging langsung godek. Too vocaloid, untungnya Karin menyelamatkan lagu ini setelahnya.

Secara keseluruhan ini upbeat song yang bagus, jika melupakan liriknya. Aku sendiri tak berniat mencari tahu, biarkan menjadi misteri dan tetap menyukai lagu ini. Anggap saja aku tak mengerti nama-nama makanan disini.

Untuk MV, kacau, not less expected from SG, gila dan lucu. Tak kubayangkan akan bertemu Patrick Star di Nogi. 😄

3D. シークレットグラフィティー Secret Graffiti
[under members]

Pertama mendengarnya, serius entah kenapa teringat Sekkachi no Katatsumuri. Hinachima menjadi center di lagu ini, dan suntikan darah baru sebagai point of attention akan sepadan dengan adanya center baru di senbatsu.

Kesan pertama pada lagu ini adalah retro, kental nuansa ’70. Beat drum dan hands clapping akan membuat kita merasa terbawa ke era dimana film Warkop pertama kali dibuat, mana tahaan~ 😄😚

Satu nomor retro seperti ini memberi variasi di tengah sounds modern di lagu lainnya. Setidaknya tak semonoton Harujion ga Saku Koro, masih ada pilihan lagu berbeda genre meski tentu bukan selera setiap orang.

Aku tak begitu paham storyline MV, yang kutangkap hanya ada dua geng, satu pimpinan Sayu, satu pimpinan Bebitan, dan idola Hinachima. Selanjutnya, entahlah.

3R. 行くあてのない僕たち Yukuate no nai Bokutachi
[Ito Marika, Inoue Sayuri] We with no place to go

Uh-oh,quite a depressed title aren’t it? Well yeah, sisi creeps SayuMari bukan rahasia lagi memang, dan kupikir ini seperti sindiran bagi mereka berdua, terlalu tinggi untuk ditempatkan di under, terlalu rendah untuk berada di senbatsu. Half-angel and half-human.

Awalnya kukira akan menjadi lagu yang dark & gloomy, ternyata ini upbeat, anime-themed song. Kualitas vokal Sayu sebagai hidden vocalist Nogi memang tak perlu diragukan, juga Bebitan yang bisa dikatakan average di Nogi.

Sekilas chorus mengingatkan pada satu lagu yang aku lupa judulnya atau bahkan penyanyinya. Hanya terasa nostalgic, entah kenapa, klasik khas opening atau ending anime. Anyway, ini lagu yang bagus, terlebih bagi dua orang ini, yang memang kesulitan untuk menentukan di realita mana mereka seharusnya berada.

Conclusion

Overall, secara keseluruhan single ini benar-benar memberikan dosis beat yang baik. Meski justru jatuhnya sedikit monoton namun ini yang mungkin dibutuhkan Nogi agar tak kalah dari adiknya. Dan single ini bersaing ketat dengan Girl’s Rule sebagai summer single terbaik Nogi dari segi material.

Tapi dariku sendiri, main song single ini sendiri kurang memberi impact sekuat Girl’s Rule tapi dari segi coupling mungkin lebih baik. Semua coupling disini menawarkan sesuatu yang baru. Yah sejelek-jeleknya, solo Ikuchan dan Maiyan bisa dibilang fresh.

Unit song bisa dikatakan superb, Sayuringo Gundan dan SayuMari masing-masing memberi output yang tidak mengecewakan. Justru under song yang mungkin sedikit down. Ini kedua kali beruntun aku tak mendapatkan feel dari under song.

Futogou dan Secret Graffiti tidak buruk, tapi mengingat under song seperti Umareta Mama de, Senpuuki, dan Shitto no Kenri masuk top 10 Nogi di playlistku, aku merasa ada yang kurang dengan dua lagu ini. Mungkin juga perbedaan preferensi semata.

Nogi mulai menyerahkan tongkat estafet pada young’uns, antara iya dan tidak. Ashurin dan Hinachima menjadi center, Ikuchan mendapatkan solo ketiga, dan pembentukan SG. Sesuatu yang seharusnya, mengingat gen 3 akan datang akhir tahun ini.

Still, Nogi masih butuh sesuatu untuk menambal lubang penjualan HS yang ditinggalkan Maimai, tinggal bagaimana manajemen memilih siapa dan kapan untuk mengisi posisi itu. Lebih baik jika young’uns Nogi bisa bersaing dengan Keyakizaka46 yang melesat.

Sekian Sakamichi Review untuk XV, selanjutnya, II.

All images used is credited to it’s respective owners

Advertisements

13 Comments

  1. Foto! Hinachima, Ay, Junna, manteb! 😁🙌
    Untuk lagu setuju sama reviewnya, hanya mungkin ane lebih suka Secret Graffiti daripada mimin. Ane bisa mainin ini lagu berulang ulang + Hakusaisama, dari lagu lainnya. Kalo lagunya SayuMari, suka banget aransemennya. Hanya nadanya agak monoton di reff.
    Terus kemaren ngubek2 tweeternya snorlax, nemu tweet soal lagu boku no dake hikari yg musiknya mirip sama good timenya owl city sama cewek sapa tuh, lupa namanya.
    Yg perlu dinanti nih, total penjualannya. Apa single ini bisa melampaui 14, yg ke angkat banget sama gradnya MaiMai, meski lagunya meh semua. Mungkin Futougou yg agak nyangkut di telinga ane.

    Like

    1. Ane gak dapet feel-nya dari secret graffiti, masalah selera doang kali ya.

      Soal penjualan, masih nunggu tanggal 27 besok deh, kan baru keluar di iTunes dan biasanya gak dihitung kan?

      Like

  2. Alahmak, komen sebelumnya lupa pula ceklis “Beri tahu saya komentar baru melalui email.” 😀

    Klo boleh bikin peringkat:

    1. Hadashi de Summer
    Meski menurut mimin monoton, ane justru lebih suka lagu ini kebanding lagu yg lain… semua instrumen terdengar harmoni, dan ane selalu menilai lagu dari genjrengan gitar.. Meski EDm tpi suara gitar maish terdengar di lagu ini😀

    2 Secret grafiti
    sedikit ragu naruk lagu ini diperingkat 2 versi ane, cuma lantaran asyik klo play lagu ini di hp sambil mengenjreng gitar pake chord hasil share-ana agan Mas enak aja.. 😀

    3. Inochi no Shinjitsu Musical
    Loh ini kan lagunya bini ane kok dikasih peringkat 3? tega amat, ane bukan tipe org yg suka lagu disney tp lagu Iku ini jadi penegcualian, bisa masuk ke kuping ane jadi peringkat 3 = peringkat 1 mengingat lagu disney yg gk pernah cocok sama kuping ane 🙂

    Buat lagu laennya belum bisa nentuin peringkat, karena baru denger sekali:

    – Boku Dake no Hikari
    Nah klo miminnya suka lagu ini ketimbang hadashi de summer, ane malah sebaliknya

    – offshore girl
    Ya, dibeberapa reff emang maiyan terdengar bilang “off-shower girl”😀, ya ini lagu summer bangetlah, dan mengingat Maiyan yg salah satu member senior ane pikir lagu solo dia akan terkesan dewasa tpi ini malah kyk cheerful, kyk lagu buat member yg masih 17tahunan 😀

    – Hakumai-sama
    Cuma satu hal pendapat ane soal ini dan sama lah kyk yg laen, bukan soal musik atau lirik, tp, PATRICK!!! 😀

    – Ikuate no Nai Bokutachi
    Ini lagu kyk lagu khas lagu 48, kyk pernah denger lagu 48 yg mirip2 kyk lagu ini…

    Like

    1. Kalo dihitung dari semua lagu, buat selera ane sih, sebelas duabelas sama Girls Rule, sedikit diatas Natsu. Cuma kalo liat single utama, ane condong ke Girls Rule.

      Offshore girl, emang sedikit miss kalo kita ngebayangin image Maiyan, tapi overall gak nyeleneh banget, bandingkan sama Teitaion no Kiss 😄

      Hakumaisama jadi the Patrick song kalo gini ceritanya XD

      Kalo Yukuate no nai bokutachi, masa iya 48 sih?

      Like

    2. Klo ane malah suka lagu ini buat single musim panas, main songnya loh ya…

      Ahahahaha, Ikuchan gk bisa ditebak, dia mah koplak jadi wajar klo miss2an, nah klo Maiyan ane pikir bakal agak dewsa lagunya taktaunya lagu anak 17tahunan musiknya, cherfull 😀

      Ahaha, ya gitulah, kesan patrick justru yg lebih kuat buat ane di lagu hakumaisama 😀

      Kyknya sih, soalnya pas ane denger langsung kepikiran, “kok kyk lagu2 48” ya, ya mungkin cuma perasaan ane doang

      Like

    3. Ya selera kuping beda2..

      Yah, sekali-sekali refreshing dari image Queen Maiyan, jadi ceria ala teenagers. Ketularan Ashurin kali, pengen keliatan muda di sebelahnya XD

      Kalo Yukuate, ya ane udah bilang, anime banget jadinya familiar dan kata @mas, mirip lagunya owl city.

      Like

    4. Kalo soal peringkat, kayaknya ane ga bisa ngasih, soalnya tiap lagu di single kali ini punya genre dan feel yg beda2. Bisa dibilang, single ini paling rame deh. Satu lagu yg ane anggap ga enak, setelah beberapa kali, nyantol juga. Ada kayaknya harapan buat cetak angka yg bagus. Tapi, ga heran juga kalo ngedrop dari 14 kemaren, karena single ini bisa dibilang awal era baru buat Nogi. Moga2 aja ke depannya mnjmn buat kejutan2 kayak gini, biar ga bosen.

      Like

  3. under song yang sekarang ane suka, tapi gak buat MV-nya, kostumnya jelek soalnya, keliatan berantakan gitu. kalo dibandingkan umareta mama de, sama ano hi boku wa bla bla bla yang ada sayumarinya MV ini gak enak dipandang mata. dua kali berturut-turut MV under jelek baik konsep maupun gambarnya. yang himetan jadi center cringe banget jatohnya, ini juga tambah parah malah.
    kalo lagu yang lain sih, biasa aja menurut ane semuanya, mungkin karena lagunya keyakizaka lagi imba-imbanya

    Like

    1. Setuju kalo dua Under Song terakhir jauh dari ekspektasi. Dari segi lagu, ane kecewa dan dari MV, kecewa pake banget. Untuk nomor lain di single ini, ya emang masih kalah dari Keyaki.

      Like

  4. “Tapi as long as bukan Naachan yang mendapat solo, aku senang saja. Bukan karena benci dia, sudah 5 kali dia mendapatkannya, dan semuanya sama kecuali Kougosei Kibou.”

    gk boleh gitu min, itu doi emang pantaslah mendapatkannya itu kan emng jatah dia karena performance baik buat nogi sendiri dan perusahaan plus doi adalah oshi ane (bela habis) haha XD

    Like

    1. Jujur aja, bosen ane liat naachan di-over push meski dia layak untuk itu. Dapat solo satu dua kali masih oke, selanjutnya udah gak banget. Mana lagunya setipe semua. Diversifikasi yang pengen ane liat, apalagi gen 2 butuh hampir tiga tahun buat dapetin satu lagu, itupun di album bukan single.

      Intinya, ane lebih suka manajemen juga mikirin gimana masa depan nogi ketimbang cuma sekedar ngejar lembaran ¥.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s