Danso, One Way Or Another

Keyabingo! 2 dimulai sejak tanggal 9 Januari kemarin, dan segmen pembukanya adalah Danso. Aku punya perhatian khusus pada topik ini, coz it was a bit…interesting. Saat perempuan berpakaian seperti laki-laki, atau biasa disebut cross dressing atau Danso, bagiku hal ini tak bisa dipisahkan dari beberapa hal, so I’m gonna start blabbering like last time, take it easy and slowly.

Kita tidak bisa membahas cross dressing tanpa menyinggung LGBTQ, yeah it is quite troublesome. Artikel menarik dari Bustle ini membahas mengenai kenapa L atau perempuan normal suka berpakaian sebagai laki-laki dan aku mengatakan itu masuk akal; menghindari pandangan serigala, lebih nyaman dalam komunikasi, karena sebenarnya tidak ada genderisasi dalam gaya rambut dan fashion.

Memang hal ini tidak bisa digeneralisasi, karena tidak semua L suka berpakaian seperti pria, some are really feminine, dan harus kukatakan kembali bahwa aku tidak selalu mengasosiasikan cross dressing dengan LGBTQ. Dan jangan langsung menganggap seseorang tidak straight saat dia memiliki tampilan luar yang berlawanan dengan gendernya.

eda3813ebe8c1eb611d9d657478c1b35-031814700_1430565399-vwhefuhw
G atau Q? Dia punya keluarga dan anak

Maksudku -I really mean it- saat perempuan berpakaian seperti laki-laki, aku tak begitu mempermasalahkannya, take it easy way, tak ada yang salah dengan perempuan yang mengenakan kaos dan jeans bukan. Sejujurnya, perempuan lebih punya banyak keuntungan dari cross dressing bukan? Ambil perumpamaan istri yang mengenakan kaos suaminya sering dibilang sexy, tapi apa yang akan kau katakan pada suami yang mengenakan daster istrinya? He’s a gay.

Kehidupan sosial lah yang membuat cross dressing sering dianggap sebagai anomali bahwa mereka tidak straight. Fashion sudah berubah, rok awalnya adalah pakaian pria, kilt dan sarung contohnya, dan kini tidak lagi dianggap demikian. Dan satu hal yang selalu kupercayai, looking good =/= sexy. Beberapa perempuan terlihat menawan bahkan dalam baju laki-laki atau sering disebut androgyny, tapi mereka tetap straight.

Mengenai pertanyaan bahwa kodrat laki-laki dan perempuan, aku sama sekali tak bermasalah dengan cross dressing selama itu tidak menjurus ke LGBTQ. Bahkan jika iya, well I’m both open and conservative, jika mereka memang iya, it’s their life, tapi aku tentu bukan suporter pro-LGBQ. Tidak terlalu mempermasalahkan jika T, karena itu tidak bisa di-reverse. 

Kembali ke ngidol, aku bukan fans berat dari segmen seperti Danso ini. Karena kembali lagi, tak peduli sebagaimana kita mencoba tidak memperdulikannya, topik LGBTQ selalu muncul. Dan dalam kasus idol group, hal ini tak bisa dihindari. Jujur saja, bagiku batas antara fanservice dan reality benar-benar blur bagi fans. Itu untuk orang luar seperti fans, bagaimana di kalangan dalam?

Sudah sejak lama topik ini ada, dan tentu ada kecurigaan bahwa tidak mungkin semua member bisa straight kan? Not in that circumstances. Tentu sedikit kelewatan jika kita mencari tahu lebih jauh tentang orientasi member, apalagi mereka termasuk mainstream idol di Jepang dan sekarang mengincar posisi #1. Kontroversi sekecil apapun jelas tidak bisa ditoleransi.

Jepang masih relatif tertutup dengan same sex marriage, meski dengan segala keunikan yang mereka miliki. Sementara Taiwan, kini menjadi negara terdepan yang mungkin menjadi negara Asia pertama yang melegalkan hal ini. Jika Taiwan resmi mendapatkannya, tidak perlu waktu lama, maka negara lain seperti Four Asian Tigers, Jepang, dan beberapa negara non-konservatif lain juga dipastikan tidak butuh waktu lama.

Danso, diluar entertainment, bagiku adalah semacam endorphin bagi member yang memiliki love ban rule, bahwa mereka bisa bahagia tanpa laki-laki. Jika melihat dari sudut ini, membuatku sedikit tak nyaman. Sudah dibuktikan secara sains, perempuan lebih mengandalkan emosi daripada rasionalitas, dan kurasa tidak akan butuh waktu lama bagi straight sekalipun untuk berbelok jika ada di lingkungan seperti itu dan jika mendapat bisikan.

Kembali ke Danso, to be honest, tidak ada masalah hal semacam ini dilakukan idol, karena memang beberapa dari mereka terlihat sangat androgyny. Kebudayaan kita lah yang membuat genderisasi fashion dan bagaimana pria/wanita harus berpenampilan. Well, tentu itu bagus, tapi semua orang tidak sama. Kita manusia diciptakan berbeda, kenapa tidak bisa mengapresiasi hal semacam ini?

img_20161201_060153
Being androgyny doesn’t necessarily not straight

Dan harus diingat, aku menulis ini pure sekedar ingin membahas Danso, memang sedikit membahas LGBTQ, tapi topiknya tetap Danso. I’m abstain jika membahas LGBTQ secara penuh, apalagi jika dikaitkan dengan agama. Apa pendapatmu tentang ini?

All images used is credited to it’s respective owners

97 thoughts on “Danso, One Way Or Another

    1. @brokoli, ya backstage sama efek psikologis Danso sama member teenagers yang punya love ban rule.

      Dasar serigala, gak bisa liat barang baru bening 😄

      @conan, hubungannya, serigala sama2 melolong 😄

      Like

    2. @Conan:
      Selain Bisa Maen Alat Musik, Punya Badan Bagus Itu Salah Satu Syarat Tak Tertulis Kalo Mau Jadi Penerus Nogidan Gan. Itulah Kenapa Maaya Diloloskan Dan Dedek Chima Juga Mengincar Posisi Pemain Trumpet Di Nogidan. Selanjutnya Mungkin Iori Dan Yoda Yang Bakal Ikutan…..

      =============================================
      @Mac:
      Oalah Itu Toh….

      “Tambahlah Persediaanmu Sebelum Tiba Masa Paceklikmu” – Ibu2 Komplek Rumah Ane 😀

      Like

    3. @Brokoli:
      “Bagus” nya ini harus dijabarin lagi kyknya, bagus yg seperti apa?
      Badan Ashu/Maaya “bagus” kah klo dibandingkan badan Kanarin? 😄

      Like

    4. @Mac:
      Ya Mau Gimana Lagi Gan Lah Wong Markas Besarnya Ibu Komplek Ane Itu Rumah Ane Haha 😀

      =================================================
      @Conan:
      Maaya Udah Temasuk Kategori Bromo Gan, Meskipun Masih Kalah Sama Chomlungma Tapi Tetep Mantep…. ^^’
      Kalo Ashu Meskipun Kalo Diliat Dari Luar Kayak Garis Pantai Tapi Karena Tulang Rusuknya Cekung Jadi Tetep Empuk….. ^^’
      Semoga Chima, Iori Dan Yoda Bisa Nyusul Jadi Anggota Nogidan

      Like

    5. @Mac:
      Sebenarnya ane gk ada maksud buat giman2, cuma butuh kejelasan aja, “bagus” yg seperti apa 😄

      ==========

      @Brokoli:
      Hahahahahahahaha, garis pantai..
      Udah ah, bisa kemana2 pikiran ane ntar jadinya 😄

      Like

    6. @Conan:
      Di Pantai Tetep Ada Gundukan Pasirnya Lo Gan…
      Kan Agan Sendiri Yang Minta Penjelasan Dari Kata “Bagus” Jadi Sejak Awal Pikiran Agan Mah Udah Kemana2 😀

      =================================================================
      @Mac:
      Sesungguhnya Terdapat Banyak Pria Tangguh Di Muka Bumi Ini
      https://goo.gl/dYD29q

      Like

    7. Kalo Ashurin masuk Nogidan jelas karena kakinya. Injak double pedal sama nahan hithat lumayan berat loh! Dengan kaki Ashurin yang indah dan proporsinya pas, pasti bisa melakukannya. 😀

      Like

  1. Agak sedikit melotot tadi mata di tengah2 artikel ini, itu mmber idol group mana ya yg gmbar ditengah2 artikel ini? *no offense 😄

    Ane no comment deh saol Dansonya, sekedar penikmat variety *maen aman 😎
    Klo soal demi mencari kepuasaan member disaat mereka harus mnghadapi love ban rule, ane lebih suka liat segmen nogidoko yg member berakting drama percintaan dgn Himura sbg cowoknya 😄

    Like

    1. Pernah denger istilah “gula baru akan terasa manis setelah menelan sesuatu yang pahit”? 😄

      Come on, tahu kan maksud ane dengan kepuasan member dalam konteks apa. Ane cari opini jujur disini. 😎

      Like

    2. Ini bukan nelan sesuatu yg pahit, nelan racun ini mah 😄

      Klo soal itu ane yakin member masih bisa berpikiran jernih mski mreka dilarang dengan love ban rule, acara danso2 gini cuma utk variety n kasih “pengalaman” aja x ke member 😄

      Like

    3. kalo kepuasan member mah, pinter-pinter mereka aja biar gak ketauan bunshun sebenernya. ane sih yakin dari semuanya ada 1-5 orang yang kucing-kucingan sama bunshun, terutama yang under karena mereka gak sibuk-sibuk amat. kalo yang senbatu kalopun punya pacar pasti platonic karena gak ada waktu, jadwal padet

      Like

    4. @conan, Masa lalunya ini orang diungkit2 nih 😄

      Ane setuju sama@riduch, diantara member pasti ada yang backstreet, itu yang straight. Kalau yang L sih malah lebih mungkin kan?

      Like

    5. @Mac:
      Astaghfirulloh, gk bermksud, sumpah deh, baru sadar ane *emo-tepok-jidat

      ======

      @Mac Riduch:
      Klo yg kucing2an mungkin ada, klo yg L ane harap gk ada deh…

      Like

    6. Ane masih ga bisa ngebayangin ada anggota Keya yg backstreet boys. Tapi kalo harus, Yukka mungkin. Kalo Nogi, ane kok bayanginnya selalu Hoshimina yg backstreet boysan. Semoga aja ga. Mereka harusnya menghargai grupnya yg udah kasih kesempatan buat berkarir.

      Like

    7. @brokoli, kalau Neru, bukannya dia backstreet sama bapak kos sebelah? 😄

      Buset anak Mr. President 😄

      @mas, ya gak harus ada yang backstreet juga kali, namanya juga analisis. Apalagi yang tanya itu mantan detektif 😄

      Like

    8. Habu sama Miichan bahaya juga tuh, apalagi Miichan yg suka shoujo manga, bisa2 gra2 ingin rasain di dunia nyata maen kucing2an dia 😄

      @Brokoli:
      aji gile, Neru kuwh ternyata anak presiden 😄

      @Mas:
      Klo Nogi mecil kemungkinan, mereka dah berpengalamanlah, skandal2 masa lalu juga pasti dah buat mereka lebih menghargai pekerjaan mereka sbg idol n fans (sok tau banget ane 😄 ),
      yg dikhawatirkan keya yang masih pada bau kencur 😄

      @Mac:
      Bukan mantan detektif, tpi mantan polisi yg skrng berusaha meraih teppen di dunia detektif 😄
      https://goo.gl/WQI3I4

      Like

    9. @Mac:
      Yah, mau gimana lagi, emang bening 😄
      Weh sama, ane juga bakal nyebut nama Gummy..

      @Brokoli:
      Bukan Kanjeng Neru? 😀

      Like

    10. Kalau Neru dapet peran yang status sosialnya lebih tinggi, Yuuka bakal ngambek 😀

      @conan, itu siapa bawa golok di belakang? 😄

      Mungkin karena dia yang keliatan paling mature ya, makanya terkesan gitu. Sama kaya Maichun.

      Like

    11. Klo Yuuka ngambek, paling kakeknya yg repot gra2 harus angkat senjata 😄

      Yg bawa golok dibelakang? Oh Akanen, katanya dia mau motong kayu lagi 😄

      Like

    12. Suuzon aja sama Miona kuh, gk ada pisau, gk ada senjata laennya, cumaaa….
      habis kasih bunga biasanya diikuti sama slembar kertas berisi list barang2 kebutuhan yg Miona minta ane beliin…. 😄

      Like

    13. Itulah, setiap nerima bunga perasaan ane itu campur aduk antara bahagia dan was2, dan lebih banyak kadar was2nya 😄

      Like

    14. Yg di Nogi, ntah bisa dibilang tegas, atau terlalu serius..
      Yg di Keya, ntah dibilang tegas, atau ambisius (selalu ingin #1) + baperan 😄
      Yg jelas sih 2-2nya Yankee (?)
      #kabuuurrr 😄

      Like

    15. Ya tuh kucing diataskan bertugas utk nyelesain org yg ngata2in adek ente, klo yg ngegombalin adek ente kyk yg komen di potingan Keyabingo di kos2an sblah, sapa yg ditugasin buat nyelesain masalh itu? gitu loh… masih not found 404 juga? coba dibanting perangkat ente.. 😄

      Like

  2. LGBT, lesbian ayo ane dukung… kalo gay… temenan sama gay ane gak masalh asal jangan pacaran di ruang publik aja, ngeliatnya geli haha

    Like

    1. Kalo ane sama sekali ga dukung tp ane juga ga benci. Ane juga ga kan sok menasehati kecuali yg bersangkutan yg meminta nasehat hahahaha

      Like

  3. Klo ane hanyaenikmati sebagai hiburan aja min toh itu ga terjadi di negara kita dan konten nya juga cuman seru2an aja ga lbh ga kurang kecuali klo terus ada segmen suruh kencan bareng nah itu yg bahaya hahahahah

    Like

    1. Di depan emang buat variety, ane juga berusaha lebih lihat kesana. Tapi begitu mulai mikir lebih jauh, ke psikologi sama backstage, ini yang bikin concern.

      Like

    2. berarti mimin mikirnya kebablasan kwkwkwk tp emang sih klo ada hub ma hal tabu kek gimana gitu apalagi ngeliat oshi tercinta kita yg ngelakuin itu hahahhaha

      Like

  4. Ane kira member Nogi, ternyata mas Kabul! 😄
    Kalo pribadi, ane ga setuju konsep LGBT, karena itu, ane ga pake konsep itu dalam hidup ane. Kalo orang lain pake, ya monggo, bukan ane juga, kok. 😀
    Kalo Dansho, ane pandang sebagai hiburan. Dan, ada dua kenikmatan yg ane dapat dari situ. Pertama, liat reaksi member yang teriak jungkir balik sampai malu berat. Itu sungguh bikin ane bahagia. 😀 Kedua, liat member pake baju cowok, keliatan beda. Gap moenya ini yg ane cari. 😀 Kalo ada member ngeDansho hasilnya cakep, bisa dibilang member itu aslinya cantik. Dan di 46, ane lebih suka Mona dan Yumi pakai pakaian yg agak tomboy, daripada pake pakaian kayak Nyonya Meneer. 😀
    Kalo soal member straight atau ga, itu hak mereka dan kehidupan pribadi mereka. Ane cuma liat mereka sebagai Idol, yg ane suka dan sayang. Kalo mereka L, ya monggo, bukan ane juga, kok. 😀
    Yumi…bibirmu pengen ane lumat!!! Ya, Allah, kok ada anak se-hot ini, ya!!! Cintakwuh, bidadariku, milikku seorang. ❤ ❤ ❤

    Like

    1. Kena deh 😄

      Udah keliatan sih sukanya yang tipe reaction, apalagi yang heboh kaya Dana 😄

      Kalau sukanya liat beberapa member pake baju yang kaya cowok, itu karena emang yang jadi contoh emang androgyny, girly oke manly hajar. Jadi ya bisa dual karena gak terkekang sama satu gender. Maiyan bisa tampil oke pas danso, tapi masih keliatan sisi femininnya.

      Sebenernya ane malesnya pasang foto bini ane ya begini nih, ngundang serigala yang ngaku2. Tapi karena dia bilang “pasang aja, toh mereka cuma delusi” ya ane pasang deh 😄

      Like

    2. He..he..salah satu komedian favorit ane, tuh! 😀

      Kenapa larinya ke Dana? AADD, Ada Apa Dengan Dana? 😄

      Bener juga sih, tapi kalo yg modelnya ga androgyny, pake baju cowok keliatan lebih imut, kan? Gapnya itu loh! 😀
      Kalo soal Maiyan, oot nih, menurut mimin dia cantik?

      Soal Yumi, no komen lebih lanjut deh. Yang jelas ane suka dia, makanya ane pilih dia jadi Oshimen. 😀

      Like

    3. Pelawak lokal juga harus diperhatiin lah. Terus Si Kabul Basuki ini juga ciri khasnya ga bisa ditiru pelawak lain. 😀

      Manis legit. 😀

      Jawablah min. 🙂 Kalo ane liat Maiyan, cantik sih cantik, tapi ga bikin ane deg2an. Dulu waktu jadi fan 48, pernah baca soal Shiraishi Mai, yg katanya cantik banget. Pas liat pertama kali, biasa aja. Baru kalo Yumi, ga tahu, kok ane langsung terpikat pas liat pertama kali. 😀

      Like

    4. Mendingan Bolot-Malih kalau ane mah 😀

      Gak nambah tuh Dana di list? 😀

      Kalau buat ane, Maiyan itu setipe Mayuyu, cantik tapi unreachable & far too high. Ane kurang nyantol sama yang tipe begini. Maiyan juga bukan #1 di list Nogi Beauties ane.

      Like

    5. Kalo ane mah, sapa aja asal bisa bikin ketawa. 😀

      Kan udah masuk, bareng sama Aka, Satoshi, Mii, Yone, Yukka, Berika dan semua member Kanji dan Hiragana. 🙂

      Ane ga ada yg tipe unreachable di Idol. Semua bisa didapet, tinggal gimana aja kita mengatur mindset kita. Tapi ya gitu, teori kastengel. Kalo dari awal udah keliatan wah, cantik banget, bosen juga. Mending dari awal keliatan biasa, tapi setelah beberapa waktu dan diliat-liat, baru sadar, ternyata cantik juga. Ini yang seru, karena ada petualangan mencari kecantikan. Di Nogi, sosok yg kayak gini ada beberapa, misal Marika, Nanase, Nene, Kaz, dkk.

      Like

    6. Kalau komedian Indo zaman sekarang? Ada gak?

      Cih, nyesel ane tanya serigala 😄

      Itu bukan obyektif cantik kan? Lebih ke persona itu mah. Emang kecantikan itu subyektif, tapi kita ada general standard, nah kalau ini Maiyan jelas masuk.

      Like

    7. Ga pernah liat acara komedi Indo. Lawakannya gitu2 aja. Tapi kalo favorit, mungkin Warkop dan Srimulat.

      Itu masa lalu. Sekarang ane hanya seorang pria penyayang yang sayang sama semua member Keya. Meski ada 4 member yang paling ane sayang diantara semua. 🙂

      Mungkin bisa dikatakan gitu, kalo diliat dari budaya dan tren yg ada saat ini. Tapi, ane ga setuju adanya generalisasi soal kecantikan.

      Like

  5. Dansho dan LGBTQIA, ane suka dansho dri segi entertain (kazuya oshi 😊) dan disisi lain ane bukan pendukung atopun kontra dg LGBTQIA slama mrk g unjuk gigi dipublik aja tp ane msih permisif dg L. Awal2 knal dg nogizaka, nih idol grup aura ma tipe pakianx kok mirip ama anime/manga bertma shoujo ai “maria sama ga miteru”. Smpe skrg ane msih bngung di kategori I & A. Blik lgi ke idol-dansho ane stuju ama agan mac, ane kpikiran ama psikologis mrk kyak wakatsuki/nanamin/risa yg pernah buat prnyataan mrk g suka dikasih karakter itu mrk jg ingin karakter yg feminin tp yg sdah bsa kluar dri krakter itu nanamin. Smenjak nanamin mlai memanjangkan rambut karakter cowok yg dibangun nogidoko udah mlai hilang. Sdangkan wakatsuki agak susah krna dy pnya rahang yg tegas sma kyak kazumin. Risa bru akan dmulai prjalanan danshonya.

    Like

    1. Gampangnya, I itu terms buat hermaphrodite, A itu buat yang ‘S**’-nya mati kaya Dementor.

      Itulah, kalau psikologi udah main, susah buat member untuk bertahan kan. Apalagi sejauh yang ane baca2, di Asia Timur LGBTQ udah semakin berkembang. Red District juga bukan semacam hal yang tabu buat dibahas, inget Maiyan pernah jalan bareng Onee kan? Ini nih yang bikin ane dag dig dug ser..

      Like

    2. Baiklah ane mulai ngerti yg I tp A nya msih agak kabur, trus yg panseksual itu gmn?.Kalo onee djpang emg hal yg biasa y, artis2 onee jpang jg bnyak yg dsegani pulakan. Ane g trlalu kaget pas maiyan jalan ama onee mlihat dy dlu korban bully makanya mnding gaul ama onee drpda ama cewek2 yg srba mrepotkan.😀
      LGBT yg ane tau di indonesia ckup pnya sejarah pnjang kan, contoh warok atau dukun waria yg ada di daerah sulawesi. Posisi mrk di msyarakat bkan smbrangan artinya posisi mrk ckup pnting dan masyarakat bsa mnerima itu. Dan biasanya LSM yg mmperjuangkan LGBT trutama di indonesia stau ane mrk hnya ingin mlindungi entitas mrk dn blum smpe tahap prjuangan hak misal prnikahan ato adopsi anak. LGBT di asia timur ane msih kbur, ane biasanya liat lwat film/drama dll dn itu mngkin tdak mnggambarkan keadaan mrk yg sbnarx. Ada slah stu drama jpang yg ckup mnrik buat ane jdulx transit girl, intinya ya ttg LGBT tp yg ane soroti bgmn org tua jpang mnyingkapi hal itu.

      Like

    3. Mungkin A itu semacam impoten secara spiritual kali ya kalau disingkat. Pansexual itu mirip2 B, tapi P bisa juga embat T atau I. Intinya apa aja disikat lah.

      Yang ane khawatir Maiyan bisa aja jalan sama onee dan terpengaruh 😀

      Itu kan secara tradisional. Coba diekspose besar dan agama dibawa, udah gak bakal ada jalan ketemunya. Ane berani taruhan leher dah. Atau biarin TV angkat beritanya terang2an, rame dah Indonesia. Semua bisa kebawa2.

      Ane coba cari deh filmnya. Kali bisa nambah wawasan selain filmnya Sacha Baron Cohen 😀

      Like

    4. Takut maiyan jd onee?
      G bsa ane byangin tuh 😁 stau ane yg bakat jd onee itu oda nana.
      Maiyan kbnyakan gaul ama ikoma n misa senpai yg suka grepe member.
      Agan jg suka film/drma yg bau LGBT?
      ane pling g kuat liat brokeback mountain, syg bgt jake gylenhall & heath ledger jd kyak gtu walopun ane akui aktingx superb. Cma hati wanita ane mnangis mlihat cowok2 keren belok😭
      Btw kesan agan soal premier keyabingo2 kmren gmn?
      Klo mnrut ane sih reaksi mrk udah mulai baik cma msih blum nyatu dg MC nya. Danso nya mnrik tp segmenx ckup monoton. Danso dtaro awal mngkin utk ttep ngikuti pace keyaki yg lagi onfire.

      Like

    5. Terpengaruh jadi gak suka cowok.Gila aja kalau Maiyan jadi gak suka cowok 😀

      Bukan suka juga, tapi emang filmnya Cohen gila 😀
      Kalau Brokeback Mountain, gak pernah nonton sampe tamat, di tengah2 udah keburu kena sakit mental 😀 https://goo.gl/IMVQz2

      Masih belum bisa keluar dari cangkang sih mereka. Masih terkesan malu2. Kalau Berika sih mau gimana lagi ya. Member masih malu2, belum bisa keluar semua gitu.

      Like

  6. “Ambil perumpamaan istri yang mengenakan kaos suaminya sering dibilang sexy, tapi apa yang akan kau katakan pada suami yang mengenakan daster istrinya? He’s a gay.” –> Kalimat terakhirnya bikin ane ketawa 😀

    Awalnya ane kira mo bahas member yang cocok berperan di segment dansho.. ternyata bukan 🙂

    Selama ane nonton segmen dansho, cukup menghibur juga.. Sama kayak alasan Agan Mas, liat reaksi member ketika dirayu sama member yg ngedansho agak gimana gitu.. 🙂
    Ane pikir sih segment dansho juga untuk melatih akting member..

    Like

    1. Karena emang begitu kenyataannya. Cowok gak bisa jalan2 ke mall misalnya pake sarung tanpa dikira ulama alim ternama kan? 😀

      Kalau dicari sisi entertainment, Danso emang dapet, terutama buat gaet fans cewek. Yang ane maksud Danso disini segmen variety, bukan daily life. Tapi ya itu, dapetnya cuma di satu bidang aja menurut ane. Akting juga kurang bisa dinilai, paling dapetnya yang lucu2 kaya Akimoto Sayaka sama Johnson, selebihnya kita liat reaksi member doang kan?

      Like

    2. Bisa kok Min. Ane dah pernah liat Bapak2 jalan di mall pake sarung + peci lagi..padahal bukan ulama 😀
      Ya mungkin ada juga orang yg beranggapan seperti itu ketika lihat ada orang jalan di mall pake sarung..

      Kalo cowok yg pake daster mah ane emang belum pernah liat 😀

      Yup..liat reaksi heboh mereka yg bikin pecah suasana…

      Like

    3. Kalo masih mudaan, mungkin dikira anak pondokan mana nih… 🙂

      jadi teringat waktu puasa kemarin, teman kos ane ada ide buat jalan2 ke mall pake sarung.. cuma ane tanggepin dengan ketawa aja 😀

      Like

  7. Keyabingo season 2 kenapa malah diawali sama segmen danso ya? Mungkin akan lebih baik kalo staff menampilkan segmen baru yang lebih segar.

    Di segmen itu cuma Shida dan Watanabe yang pas buat danso, soalnya mereka keren B-)

    Secara psikologis, lingkungan seperti itu akan sedikit demi sedikit memengaruhi Shida dan Watanabe. Lama-lama mereka bakal suka grepe-grepe, kiss, dan meluk member lain yang keliatan kawai, misalnya Uemura.

    Puncak tertinggi adalah menjadi hentai kayak Ikoma :mrgreen

    Tapi moga aja mereka tetap lurus kayak Watanabe Mayu. Pas danso Mayu keren banget, padahal aslinya kawai.

    Like

    1. Ini bisa dibilang segar buat Keyaki kan, karena mereka belum pernah dibikin segmen macam ini. 🙂

      Kejadian di backstage kita gak akan pernah tahu, selain itu yah banyak faktor yang bisa bikin jalan lurus jadi berbelok. Ya kalau ane ngarepnya sih tetep straight, kena skandal malah bisa bikin lega pikiran…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s