Sakamichi Review : Under

Tidak, ini bukan typo atau semacamnya. Di 18th single, Under song memang berjudul Under, tidak ada embel-embel tambahan. Dengan judul seperti ini, maka ekspektasi kalau lagu ini akan menjadi lagu kebangsaan Under memuncak sejak tracklist pertama dirilis. Nah, karena review lagu akan rilis paling akhir, MV menjadi target pertama.

Saking banyaknya yang rilis belakangan ini, maka artikel ini menjadi Sakamichi Review ketujuh dari sepuluh post terakhir. Record breaker, karena sebelum-sebelumnya tidak pernah sampai sebanyak ini. Tapi kenapa malah curcol, bukannya langsung review? I’m fu*king tired right now, just let me talk 😀

Nah, sejujurnya aku tidak berniat mereview panjang MV ini karena secara umum ini hanyalah kompilasi dari cerita Under sejak Guru-Guru Curtain. Bagaimana mereka tereliminasi dari pemilihan senbatsu dan what it is mean being Under.

MV ini dibuka dengan komentar member yang diambil dari Under Live XMas tahun 2014. Yah, khas dokumenter, jadi tidak ada yang salah sebenarnya. Biasanya hal semacam ini ada di making atau behind the scene, tapi kali ini dijadikan MV utama, manajemen memberikan sudut pandang baru di MV Under.

Setelah itu, beralih pada penampilan Under era Kidzuitara Kataomoi, mengingatkan kembali ke masa itu. Kemudian ke seleksi senbatsu perdana, dan sekali lagi, mengingatkan bahwa di Guru-Guru Curtain, Yumi dan Bebitan tidak masuk senbatsu. Khusus untuk Yumi, ini berkaitan dengan sesuatu, jadi saat dia diperlihatkan menangis, jelas tangisan karena dia berpikir karena itulah dia tidak terpilih.

Yang membuatku bahagia adalah disini aku melihat first crush! Well, kukira sudah tidak akan pernah melihatnya lagi di sesuatu yang berhubungan dengan Nogi. Skip ke Under era Hashire, dan ke salah satu scene paling diperhatikan, yaitu siapa member yang menangis di menit 2:05?

Well, itu seifuku yang digunakan di era Seifuku no Mannequin, ada tiga seifuku di era ini, dan seifuku abu-abu ini antara lain dipakai Ikoma, Hoshimina, Bebitan, dan aku lupa siapa saja. Mengukur tinggi badan, hairstyle, satu-satunya yang mungkin adalah Bebitan. Jika aku tidak salah ingat -dan Wiki membenarkan ini- Bebitan kembali ke Under setelah senbatsu pertama kali di Hashire, jadi teori ini masuk akal.

Skip ke senbatsu untuk Kidzuitara, dan aku sampai lupa kalau dulu mereka memilih dua baris depan lebih dulu. Kapan akan begini lagi? Selanjutnya adalah scene latihan untuk Manatsu no Zenkoku Tour 2014, terlihat dari kaos yang dipakai Miria, Ashurin, dan Iori. Dan periode “lebay” Mama Rocky juga diperlihatkan 😀

Tridente Under 2014, Sayu, Bebitan, dan Ashurin menjadi lead, sayang disini Misa sudah naik ke senbatsu dan Fantastic Four dari Umareta Mama de sudah hilang. Kemudian scene latihan, aku harus berhati-hati, karena disini Lord Kotoko terlihat….(sensor) tapi ada satu member yang terlihat aneh, kenapa Manatsu berlatih dengan Under?

Langsung loncat ke seleksi senbatsu untuk Taiyou Knock. Highlight disini adalah jatuhnya Miona ke Under. Momen yang definitif memang, karena untuk pertama kalinya -dan sampai sekarang satu-satunya momen- seorang ex-center turun ke Under. Disini diperlihatkan juga bagaimana Miona berusaha menyesuaikan nafas dengan Under.

Selanjutnya adalah cuplikan-cuplikan dari konser. Disini penggunaan slow motion adalah pilihan tepat. Terlihat lebih elegan, apalagi yang disorot adalah backstage dan behind the scene.  Termasuk kemudian Under Live 2016 dan Under Live XMas 2016. Dan finalnya adalah Under Live 2017, dimana hanya memiliki 12 member.

MV ini ditutup dengan slogan khas Nogizaka, diambil dari Under Live 2017. Nah, sampai sini sudah jelas bagaimana cerita MV Under, jadi aku tidak akan menambahkan. Yang ingin kutulis hanya tentang pendapat finalku untuk MV ini. Mungkin akan sedikit panjang dan ruwet, karena aku sendiri tidak dalam mood untuk lama-lama proofing.

Perjalanan Under sejak awal diceritakan dengan cukup baik disini. Hanya saja setelah Live Shin, konsep ini jadi tidak terkesan terlalu fresh lagi. Dan lagi, sejak tengah MV fokus lebih banyak pada member Gen 2. Bukan hal buruk tentu, tapi sedikit nyesek juga melihat minimnya exposure untuk Under Abadi.

Well, mungkin mereka tidak mendapat banyak sorotan karena fakta bahwa pintu popularitas sudah 98% tertutup untuk mereka. Sementara Gen 2 dengan banyak member yang belum pernah merasakan senbatsu punya peluang lebih besar. Fakta yang sedikit aneh memang, mengingat Gen 2 sendiri dibawah tekanan dari Gen 3.

OverallUnder adalah hasil yang melebihi ekspektasi. Judul yang singkat ini langsung membuat orang berpikir kalau lagu dan MV ini berhubungan dengan sejarah Under. Dan tidak mengecewakan, malah mundur jauh sampai saat debut Nogizaka. Under Gen 1, dan kemudian berlanjut ke Gen 2. Nah, karena Gen 3 sendiri memang belum pasti akan masuk ke Under di 18th single ini, maka wajar mereka tidak mendapat bagian.

Aku tidak akan berspekulasi tentang kemungkinan Gen 3 di Under sampai single ini benar-benar rilis. Nah, secara keseluruhan, Live Shin dan Under membawa benang merah dalam arti live. Dan untukku, simbolis bahwa selain hingar bingar dan prestise yang dimiliki senbatsu, Under adalah sisi lain. Sisi yang lebih keras.

Mungkin jika diibaratkan, yang ingin disampaikan lewat MV ini Senbatsu adalah upper class, sementara Under adalah working class hero. Karena memang Under lah yang biasanya lebih banyak tampil di konser tur ketimbang senbatsu. Seiring waktu, memang selalu ada tumbal untuk dijadikan penghuni Under, ini adalah sisi lain dari realita.

This slideshow requires JavaScript.

Banyak yang sedikit terpancing bahwa Under diperlakukan buruk. Apalagi tangis yang cukup sering terlihat. Tapi aku sendiri akan berpendapat lain. Under tidak diperlakukan buruk, not at all, kata-kata ini mungkin lebih pantas untuk Gen 2. Dan tangisan ini diperlihatkan untuk menambah drama, karena siapa yang akan bilang senbatsu tidak pernah menangis?

Did you really think, that there will be shadows, without the light?

All images used is credited to it’s respective owners

Advertisements

78 Comments

  1. G tau mau bilang apa soal mv under, they mix it all up.
    Liat lord KTK bersedih it breaks my heart.
    Tp pas bgian awal yg komen knp ranze g ada,dy kan jg prnah nyenter under?
    Sbenernya mvnya pancingan yg bagus buat under album ntar.
    Oh y kali ini yg nyenterin under kmungkinan himetan tp kmera lbih suka nyorot 2 rekan lainya di trio onsen,poor himetan.
    Dan knp typical lagu kebangsaan macam gni msuk single bukan album?

    Like

    1. Lah, kalau semua ex-Under center dimasukin di awal, jelas makan durasi dong 😀
      Enggak lah, maksud ane Ranze belum punya posisi sekuat itu, pilar Under maksud ane, meski dia udah jadi center. Lagian, Miria bisa dibilang lebih bagus pas jadi center dari berbagai aspek.

      Ane juga mikir banyak yang gantung ini pasti disambungin ke Under Album sih. Hime perannya cukup nanggung, lanjut di Under Album kali.

      Kalau ane bilang, lagu ini prekuel yang bagus sih buat Under Album. Jadi udah ada gambaran gimana kira2 gimana albumnya entar.

      Like

  2. Mv nya bagus,mewakili lirik lagunya yang dalem banget,,,sayangnya under abadi(minjam kata mimin) gak banyak disorot,fokus ke sepuh under yang populer(tapi misa kenapa gak muncul ya?)

    Dan satu lagi,kenapa pemilihan senbatsu single yang kemaren gak dimunculkan?padahal bisa ditaruh dibagian akhir ekspresi member yang dilempar kembali ke under

    Like

    1. Kan udah ane bilang, dari Kidzuitara Misa udah lepas dari status Under, jadi yah, dia cuma kena sorot diawal.

      Karena estetikanya gak dapet kalau selection 18th kemarin dimasukin juga. Akhirnya jadi gak ngena dong.

      Like

  3. Sebentar, ini tambahan aja.
    100% gen-1 Nogi yang masih ada sekarang, semua sudah pernah merasakan kursi senbatsu.
    Jadi kalau mau bahas tentang Under Abadi, berarti kita bahas tentang member gen-2. Bukan Rotti, Kawago, Chiharu, dan Maaya. They had tasted the light.

    Sementara bagi yang bilang Under diperlakukan buruk, ane punya 2 saran:
    1. Learn the horror of 48G hellhole.
    -Setelah itu, liat para idol group indie. Definisi “buruk” agan bakal berubah drastis.
    2. Be a Hardline Nogi fans.
    Rata-rata garis keras Nogi bakal bilang lagu ini mendiskreditkan perjuangan para Unders, tapi bukan karena MV-nya. Mereka punya definisi “buruk” sendiri.
    Pada dasarnya sih “B-side kok diseriusin” masih berlaku, tapi disisi lain, film dokumenter gratis itu bonus. 😀

    Like

    1. Kalimat ane kurang lagi ya? Eh kalau ini sih mungkin definisinya harus ane ubah ke “Under permanen Gen 1”? Tapi buat mereka yang udah gak ngerasain senbatsu dari dua tahun terakhir, ane bakal masukin ke kategori Under abadi sih.

      Kalau yang pengalaman sama hellhole 48G sih, ane kok liat seseorang ya? 😀

      Bisa kasih referensi soal pendapat hardcore fans yang bilang lagu ini diskredit Under? Lagi males jalan2 😀

      Like

    2. Hmm….

      😀

      Jadi gini, ketika fandom international baru sewot setelah lihat MV, orang sana sudah sewot sejak lirik lagunya muncul. Ane ga bisa kasih link 2ch-nya karena ga sempat ss. Tapi secara garis besar, mereka paham kalau Aki-P yang buat (Dan bukan Akira Sunset misalnya), pasti liriknya di-“manipulasi” seolah-olah menggambarkan aspirasi dan perasaan member meskipun pada kenyataannya, it isn’t. Setengahnya atau seluruhnya.
      Untungnya manipulasi lirik ini kadang tidak disadari yang ga paham fluency bahasa Jepang. Mereka paling bilang, “Wogh, liriknya dalam sekali !”. 😀

      Like

    3. Ane belum search lirik sih, dan rada males. Ini aja buka blog buat balesin komen rada ogah 😀

      Dan ane gak tau juga sih siapa yang nulis, soalnya udah beberapa single ini gak cari info mendalam siapa writer+composer.

      Ah, jadi intinya subliminal message ya? Yah, yang beginian sebenernya kalau mau diperhatiin sih banyak ya. Tapi soal contoh satu diatas, emang rada gimana sih, sugar-coated banget.

      Like

    4. Ini tentang menjual “cerita”, dan jgn lupa “it’s entertainment business” when money involved sure it’s gone be pain in the ass

      It’s like story ” hardworking will be rewarded” or ” hardworking not always will be rewarded” .

      Like

  4. Jujur aja ane suka mvnya, tapi akan lebih baik kalau mv ini ditaruh di album under BUKAN single ini. Karena, biar ketauan aja siapa centernya, ketauan siapa aja membernya, dan under single ini juga bisa dapet berpartisipasi di mv dan bukannya “eks” under yang udah besar di senbatsu yang diperlihatin. Meski gak semua, tapi jujur pas ane nonton ane langsung mikir, “Buat apa keliatin mereka? Mereka udah nyaman disenbatsu sekarang. Kalau emang mau rilis beginian mending dialbum aja sekalian.”

    Ngeliat dek Marikakuh ❤ nangis tersayat rasanya hati ini… Perih

    Like

    1. Prekuel ini sih, jadi menurut ane bagus aja. Manajemen termasuk berani bikin MV ini, apalagi nampilin ex-member gak pake disensor, dan ini buat ane ngehargain banget mereka. Kalau di Under Album, ane yakin dokumenternya bakal lebih banyak kok.

      Mau dibikin disayat lebih perih? https://goo.gl/5jhhPh

      Like

  5. Hmm…
    Nogizaka now they have story to tell and it remind me some years ago when AKB have their own story to tell…

    But the youngest already have their own story to tell

    Like

  6. Hahahaa, ane kira komen disini bakal bnyak yg modelnya gini “duh liat member nangis tuh gk tega, jadi pengen nyiapin bahu dan dada bebrulu ane”*style komen kyk gni mengingatkan ane dgn seseorang 😀

    Jadi yg nangis itu Bebitan ya?

    MV OKlah, MV dokumenter pertama dan cukup menggambarkan keadaan member yg blum pernah diliat fans.
    Lagu juga OK. BAkal jadi penguras air mata nih lagu kyknya distiap under live

    Like

    1. Siapa? 😀

      Hampir fix sih, tapi ane juga lagi males ubek2 file lama buat liat siapa aja yang pake seifuku abu2 ini.

      Yang paling berpengaruh jelas banyaknya screentime Lord disini 😀

      Like

    2. Gk usah ane sbut lah, ane yakin ente jg tau min 😀

      Ane pikir itu si Yuttan 😀

      Hahahaha.
      Btw susunan under kali ini blum ada infonya ya?

      Like

    3. inisialnya Mst, bukan music station ya 😀

      Oh, yaudahlah, di fix-kan saja Bebitan 😀

      Ya mana tau kliling2 trus dpt info, pnasaran soalnya 😀

      Like

    4. Tuanya pdahal dah pas sama om Tomori, malah lbuh tua tuh orng 😀

      Hahaha, asal nyebut aja 😀

      W-center, bukan Miria, klo gini mending kmarin ane fokus ngedoain Miria naek snbatsu 😀 😀 😀 😀

      Like

    5. Pdahal sosok sama kelakuannya gk keren 😀

      😀

      Ane serasa denger kalimat bijak dari orng tua 😀

      Like

    6. Iler dimana2 😀

      Emang ente udah tua, pasti pernah ngomong begini. Nah karena udah tua, jadi berasa cuma pernah denger, padahal sering ngomong 😀

      Like

    7. Kok jd kyk bapak2 komplke gini ya, ngegosip 😀
      Eh tpi klo bener bukan gosip kan 😀

      bahasa ente blepotan, kumur2 dulu gih 😀

      Like

    8. Ya klo ad ayg tanya ya ane jwb lah, klo enggk dijawab ntar dikira sombong, dikira gk tau, kan ane gk mau di-kira2 kyk gitu 😀

      Oh M itu Mac, kiran aMon 😀

      Like

  7. jadi siap yg nangis di 2.05?eta terangkanlah..kuntrang kuntreng..kuntrang kuntreng 😀
    whoop ada My Queen S kebawa di MV ini ❤❤❤❤ 🙂
    yg pasti buat saya pribadi,MV ini bagus..gak bisa komen yg lain karena My Queen mengalihkan pandangan saya..begitu lihat dia,blank dan langsung ingat tentang kebersamaan bersama dia 🙂

    Like

    1. Tuh dilempar lagi..
      Entar kl disebutin ngambek..
      Mau pake foto,gak tahu cara’y lewat hp mh 😀

      Like

    2. Belum apa2 udah mau nyiapin golok,gmn kl dah di sertakan gambar,bnyk golok terbang kayak’y 😀

      Like

    1. Ya itu “brang” utk dibawa ke toko, cuma gra2 mobil box pengangkunya hantam jln berlubang, tercecer deh satu ke jalan 😀
      *bahas apa ini

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s